Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan

Sang Idola ^_^

Diposting oleh Budianto on Senin, 11 Februari 2013

Kemarin saya menulis status di Facebook, sekedar iseng doang tapi memang asalnya dari hati, saya bilang.
" Ku Bahagia jika ku bersamanya " . Ternyata banyak comment oleh para teman di Facebook, tapi ungkapan ini benar-benar nyata, jika ku berada di dekatnya, suasana nyaman pun terasa.dan waktu juga terasa cepat berlalu.  Banyak yang mengira bahwa itu untuk sang kekasihku, tapi kekasih apa? saya tak punya seorang kekasih. Dia cuman seorang Idolaku, idola yang tetap idola, karena memang saya tidak berniat untuk menjadi kekasihnya, saya lebih berniat untuk menjadi pendamping hidupnya suatu saat nanti :-D :-D :-D. 

ada temanku yang bertanya, Inisialnya apa..... Inisialnya apa........? dalam pikiran ku kalau anda tau inisialnya, anda pasti sudah tau orangnya, dan saya takutkan, jika anda tahu suatu saat nanti, anda akan membongkarnya di seluruh teman kelas, otomatis persepsiku terhadap dia, dia akan menjauhi saya nanti. karena saya tahu sifatnya persis seperti apa dia.

Sekian dulu cerita hangat saya malam ini, kenapa saya bilang hangat karena malam ini turun hujan yang begitu deras, jadi tulisan ku ini bisa menjadi penghangat. :-D . saya menulis ini bukan karena Galau, tapi saya berharap dia dapat tahu bahwa saya mengidolakan dia! Ingat hanya mengidolakan! karena suatu saat nanti dia juga membaca tulisan ini. saya yakin !



More about → Sang Idola ^_^

Inilah 12 Fobia Valentine

Diposting oleh Budianto on Senin, 14 Februari 2011





Hari Valentine seharusnya menjadi waktu penuh cinta dan kebahagiaan, namun juga sangat meresahkan. Mulai dari takut sendiri hingga coklat. Berikut fobia aneh Valentine.

1. Commitmentphobia. Fobia ini merupakan fobia yang dibuat-buat, tapi orang-orang yang takut berhubungan mungkin akan benar-benar memiliki ‘amorafobia,’ ketakutan cinta.

2. Metrophobia. Orang dengan fobia ketakutan pada puisi. Mereka perlu menyewa pengarang untuk menuliskan puisi cinta mereka untuk kekasihnya.

3. Kotak coklat berbentuk hati akan lebih mengerikan daripada romantis itu sendiri bagi mereka mengidap phobia xocolatophobia,’ ketakutan akan cokelat.

4. Phobia terumum ini membuat orang takut menjadi malu. Erythrophobia, takut malu, menyebabkan penderitanya menjadi sangat malu dan sadar ketika kulit mereka memerah.

5. Siapa pun yang pernah menjadi korban pencium yang sangat buruk bisa memahami ‘philematophobia,’ atau takut berciuman.

6. Mengirim kartu ucapan merah, berbentuk hati di Hari Valentine untuk penderita ‘cardiophobia,’ takut hati, akan menjadi hal yang cukup kejam.

7. Hal apa yang mungkin bisa mengancam dari sebuah karangan bunga? Di antara ‘anthrophobia,’ atau takut bunga, setangkai mawar merah membuat mereka cemas.

8. Orang dengan ‘haphephobia’ atau ‘aphenphosmphobia’ akan sangat kesepian di Hari Valentine karena fobia mereka menyebabkan mereka menghindari bersentuhan kulit.

9. Sakit kepala yang disebabkan oleh bau sangat kuat, aroma kimia dan luka bakar dari lilin panas menjelaskan ‘keriophobia,’ takut lilin.

10. Pria yang memiliki ‘anuptaphobia,’ takut lajang, ingin menggunakan wingman untuk membantu ‘mengambil’ perempuan di bar.

11. & 12. Dua phobia terakhir, ‘Ornithophobia,’ takut burung, dan ‘apiphobia,’ takut lebah. Satu fobia menimbulkan ketakutan terkena ‘pup’ dari atas dan satu lagi takut sengatan menyakitkan. fobia ini tampak cukup masuk akal bagi kita.
More about → Inilah 12 Fobia Valentine

Pria Lebih Boros Saat Valentine

Diposting oleh Budianto on Minggu, 13 Februari 2011


 Sebagian orang menjadikan Hari Valentine sebagai waktu untuk menunjukkan  kasih sayang. Tak jarang, orang rela menghabiskan uang membeli kado untuk mengungkapkan perasaan cinta.

Menurut hasil survei National Retail Foundation Amerika, pria dan wanita memiliki perbedaan mengungkap perasaan terhadap pasangan pada hari Valentine.

Pria ternyata lebih royal merogok kocek. Pengeluaran mereka saat Valentine dua kali lipat lebih banyak daripada wanita. Rata-rata, pria akan membeli hadiah seharga US$158,71 atau Rp1,4 juta. Sedangkan wanita cenderung hanya mengeluarkan uang sebesar US$75,79 atau Rp677ribu.

Selain memberi kado mewah seperti perhiasan, 17,3 persen pria mengakui membelanjakan uang untuk hal penting lainnya. Pengeluaran ekstra saat Valentine antara lain makan di luar, bunga, kado dan pakaian.

"Hari Valentine tetap memiliki tempat khusus meskipun dalam situasi ekonomi yang tidak terlalu baik," ujar Phil Rist, Executive Vice President, BIGresearch seperti dikutip Yourtango. "Sebagian memang memilih menghabiskan waktu bersama di rumah. Namun banyak juga yang memilih makan di luar."

Survei menemukan, mayoritas akan memberi kado sebagai ekspresi cinta saat Valentine. Hanya 52 persen orang yang menulis kartu ucapan kepada orang-orang terkasihnya. (pet)
• VIVAnews
More about → Pria Lebih Boros Saat Valentine

5 Cara Ampuh Bikin Wanita Takluk

Diposting oleh Budianto on Selasa, 25 Januari 2011


hansgrohe-usa.com
  Perempuan itu diciptakan bisa jadi makhluk paling manis dan indah didunia. Selama Anda tetap bisa menjaga suasana hatinya. Apa saja caranya?
1. Jangan pernah lupakan hari istimewa seperti ulang tahunnya, peringatan pernikahan atau hari jadian Anda berdua. Merayakan hari spesial selalu jadi hal penting bagi hampir tiap wanita. Melupakan hari istimewa bisa sangat merusak suasana hati wanita. Bukan hanya dianggap Anda tak romantis, tapi juga bisa membuat nilai Anda turun dimata mereka. Jadi, mumpung masih tahun baru mulailah menandai hari-hari istimewa dikalender Anda.
2. Jangan pernah tidak mempedulikan perempuan saat mereka bicara. Saat dia bicara, berusahalah untuk melakukan kontak mata dengannya. Tak peduli apakah yang mereka bicarakan pada akhirnya tidak menarik Anda, cobalah untuk mendengarkannya.
3. Bersabarlah dan jangan membantahnya. Ini adalah cara paling mudah untuk membuat mereka lebih menghargai Anda. Namun jikapun Anda tak setuju dengan mereka, lakukan dengan lebih halus dengan memberi pesan jelas pada mereka bahwa Anda tak tertarik untuk bertengkar mulut.
4. Jadi orang yang spontan. Mungkin inilah yang paling dicintai banyak wanita. Begitu Anda tak pernah lagi memberi berbagai kejutan pada mereka, jangan kaget bahwa mereka mulai menganggap Anda tak lagi peduli pada mereka, tak mencintai mereka bahkan mengganggap Anda orang yang membosankan. Banyak cara untuk memberi mereka kejutan indah, misalnya saja memberikan hadiah meski tak ada yang perlu dirayakan, 'culik' si dia saat makan siang diantara waktu istirahat kantornya, atau menemaninya melakukan hobinya yang biasanya agak Anda hindari seperti berbelanja.
5. Hargai apa yang telah mereka kerjakan. Perempuan paling tidak suka jika pria menganggap pekerjaan rumah tangga adalah kewajiban perempuan karena memang sudah digariskan "dari sananya". Sesekali bantu mereka mengerjakan pekerjaan rumah. Atau jikapun Anda sama sekali tak punya waktu untuk melakukannya, Anda bisa menggantinya dengan sesekali mengajak bicara mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan dan sampaikan kepedulian Anda dan betapa Anda menghargai apa yang telah mereka kerjakan.

More about → 5 Cara Ampuh Bikin Wanita Takluk

Kisah Orang Yang Pernah Mati Suri

Diposting oleh Budianto on Rabu, 05 Januari 2011

Pengalaman mati suri seperti yang dialami Aslina, telah pula dirasakan banyak orang. Seorang peneliti dan meraih gelar doktor filsafat dari Universitas Virginia Dr Raymond A Moody pernah meneliti fenomena ini. Hasilnya orang mati suri rata-rata memiliki pengalaman yang hampir sama. Masuk lorong waktu dan ingin dikembalikan ke dunia. 

Berikut catatan  Riau Pos yang turut serta mendengarkan kesaksian Aslina dalam temu Alumni ESQ (emotional, spiritual, quotient) Ahad (24/9) di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru. 

Catatan ini dilengkapi pula dengan penjelasan instruktur ESQ Legisan Sugimin yang mengutip Al-Quran yang menjelaskan orang yang mati itu ingin dikembalikan ke dunia, serta penelusuran melalui internet tentang Dr Raymond. Bagi pembaca yang ingin mengetahui perihal Dr Raymond dapat membuka situs www.lifeafterlife. com dan hasil penelitian Raymond tentang mati suri dapat dibaca di buku Life After Life.

Aslina adalah warga Bengkalis yang mati suri 24 Agustus 2006 lalu. Gadis berusia sekitar 25 tahun itu memberikan kesaksian saat nyawanya dicabut dan apa yang disaksikan ruhnya saat mati suri. 

Sebelum Aslina memberi kesaksian, pamannya Rustam Effendi memberikan penjelasan pembuka. Aslina berasal dari keluarga sederhana, ia telah yatim. Sejak kecil cobaan telah datang kepada dirinya. 

Pada umur tujuh tahun tubuhnya terbakar api sehingga harus menjalani dua kali operasi. Menjelang usia SMA ia termakan racun. Tersebab itu ia menderita selama tiga tahun. Pada umur 20 tahun ia terkena gondok (hipertiroid) . Gondok tersebut menyebabkan beberapa kerusakan pada jantung dan matanya. Karena penyakit gondok itu maka Jumat, 24 Agustus 2006  Aslina menjalani check-up atas gondoknya di Rumah Sakit Mahkota Medical Center (MMC) Melaka Malaysia. Hasil pemeriksaan menyatakan penyakitnya di ambang batas sehingga belum bisa dioperasi. 

''Kalau dioperasi maka akan terjadi pendarahan,'' jelas Rustam. Oleh karena itu Aslina hanya diberi obat. Namun kondisinya tetap lemah. Malamnya Aslina gelisah luar biasa, dan terpaksa pamannya membawa Aslina kembali ke Mahkota sekitar pukul 12 malam itu. Ia dimasukkan ke unit gawat darurat (UGD), saat itu detak jantungnya dan napasnya sesak. Lalu ia dibawa ke luar UGD masuk ke ruang perawatan. ''Aslina seperti orang ombak (menjelang sakratulmaut, red). Lalu saya ajarkan kalimat thoyyibah dan syahadat. Setelah itu dalam pandangan saya Aslina menghembuskan nafas terakhir,'' ungkapnya. Usai Rustam memberi pengantar, lalu Aslina memberikan kesaksiaanya.

''Mati adalah pasti. Kita ini calon-calon mayat, calon penghuni kubur,'' begitu ia mengawali kesaksiaanya setelah meminta seluruh hadirin yang memenuhi Grand Ball Room Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru tersebut membacakan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Tak lupa ia juga menasehati jamaah untuk memantapkan iman, amal dan ketakwaan sebelum mati datang. ''Saya telah merasakan mati,'' ujar anak yatim itu. Hadirin terpaku mendengar kesaksian itu. Sungguh, lanjutya, terlalu sakit mati itu. 

Diceritakan, rasa sakit ketika nyawa dicabut itu seperti sakitnya kulit hewan ditarik dari daging, dikoyak. Bahkan lebih sakit lagi.

''Terasa malaikat mencabut (nyawa, red) dari kaki kanan saya,'' tambahnya. Di saat itu ia sempat diajarkan oleh pamannya kalimat thoyibah. ''Saat di ujung napas, saya berzikir,'' ujarnya. ''Sungguh sakitnya, Pak, Bu,'' ulangnya di hadapan lebih dari 300 alumni ESQ Pekanbaru.

Diungkapkan, ketika ruhnya telah tercabut dari jasad, ia menyaksikan di sekelilingnya ada dokter, pamannya dan ia juga melihat jasadnya yang terbujur.
Setelah itu datang dua malaikat serba putih mengucapkan Assalaimualaikum kepada ruh Aslina. ''Malaikat itu besar, kalau memanggil, jantung rasanya mau copot, gemetar,'' ujar Aslina mencerita pengalaman matinya. Lalu malaikat itu bertanya: ''siapa Tuhanmu, apa agamamu, dimana kiblatmu dan siapa nama orangtuamu.'' Ruh Aslina menjawab semua pertanyaan itu dengan lancar.
Lalu ia dibawa ke alam barzah. ''Tak ada teman kecuali amal,'' tambah Aslina yang Ahad malam itu berpakaian serba hijau. 

Seperti pengakuan pamannya, Aslina bukan seorang pendakwah, tapi malam itu ia tampil memberikan kesaksian bagaikan seorang muballighah. Di alam barzah ia melihat seseorang ditemani oleh sosok yang mukanya berkudis, badan berbulu dan mengeluarkan bau busuk. Mungkin sosok itulah adalah amal buruk dari orang tersebut.

Aslina melanjutkan. ''Bapak, Ibu, ingatlah mati,'' sekali lagi ia mengajak hadirin untuk bertaubat dan beramal sebelum ajal menjemput.

Di alam barzah, ia melanjutkan kesaksiannya, ruh Aslina dipimpin oleh dua orang malaikat. Saat itu ia ingin sekali berjumpa dengan ayahnya. Lalu ia memanggil malaikat itu dengan ''Ayah''. ''Wahai ayah bisakah saya bertemu dengan ayah saya,''  tanyanya. Lalu muncullah satu sosok. Ruh Aslina tak mengenal sosok yang berusia antara 17-20 tahun itu. Sebab ayahnya meninggal saat berusia 65 tahun. Ternyata memang benar, sosok muda itu adalah ayahnya. Ruh Aslina mengucapkan salam ke ayahnya dan berkata: ''Wahai ayah, janji saya telah sampai.'' Mendengar itu ayah saya saya menangis.Lalu ayahnya berkata kepada Aslina. ''Pulanglah ke rumah, kasihan adik-adikmu.'' ruh Aslina pun menjawab. ''Saya tak bisa pulang, karena janji telah sampai''.

Usai menceritakan dialog itu, Aslina mengingatkan kembali kepada hadirin bahwa alam barzah dan akhirat itu benar-benar ada. 

''Alam barzah, akhirat, surga dan neraka itu betul ada. Akhirat adalah kekal,'' ujarnya bak seorang pendakwah.

Setelah dialog antara ruh Aslina dan ayahnya. Ayahnya tersebut menunduk. Lalu dua malaikat memimpinnya kembali, ia bertemu dengan perempuan yang beramal shaleh yang mukanya bercahaya dan wangi. Lalu ruh Aslina dibawa kursi yang empuk dan didudukkan di kursi tersebut, di sebelahnya terdapat seorang perempuan yang menutup aurat, wajahnya cantik. Ruh Aslina bertanya kepada perempuan itu. ''Siapa kamu?'' lalu perempuan itu menjawab.''Akulah (amal) kamu.'' 

Selanjutnya ia dibawa bersama dua malaikat dan amalnya berjalan menelurusi lorong waktu melihat penderitaan manusia yang disiksa. Di sana ia melihat seorang laki-laki yang memikul besi seberat 500 ton, tangannya dirantai ke bahu, pakaiannya koyak-koyak dan baunya menjijikkan. Ruh Aslina bertanya kepada amalnya. ''Siapa manusia ini?'' Amal Aslina menjawab orang tersebut ketika hidupnya suka membunuh orang. 

Lalu dilihatnya orang yang yang kulit dan dagingnya lepas. Ruh Aslina bertanya lagi ke amalnya tentang orang tersebut. Amalnya mengatakan bahwa manusia tersebut tidak pernah shalat bahkan tak bisa mengucapkan dunia kalimat syahadat ketika di 
dunia.

Selanjutnya tampak pula oleh ruh Aslina manusia yang dihujamkan besi ke tubuhnya. Ternyata orang itu adalah manusia yang suka berzina. Tampak juga orang saling bunuh, manusia itu ketika hidup suka bertengkar dan mengancam orang lain.

Dilihatkan juga pada ruh Aslina, orang yang ditusuk dengan 80 tusukan, setiap tusukan terdapat 80 mata pisau yang tembus ke dadanya, lalu berlumuran darah, orang tersebut menjerit dan tidak ada yang menolongnya. Ruh Aslina bertanya pada amalnya. Dan dijawab orang tersebut adalah orang juga suka membunuh. 

Tampak pula orang berkepala babi dan berbadan babi. Orang tersebut adalah orang yang suka berguru pada babi. Ada pula orang yang dihempaskan ke tanah lalu dibunuh. Orang tersebut adalah anak yang durhaka dan tidak mau memelihara orang tuanya ketika di dunia.

Perjalanan menelusuri lorong waktu terus berlanjut. Sampailah ruh Aslina di malam yang gelap, kelam dan sangat pekat sehingga dua malaikat dan amalnya yang ada disisinya tak tampak. Tiba-tiba muncul suara orang mengucap : Subnallah, Alhamdulillah dan Allahu Akbar. Tiba-tiba ada yang mengalungkan sesuatu di lehernya. Kalungan itu ternyata tasbih yang memiliki biji 99 butir.

Perjalanan berlanjut. Ia nampak tepak tembaga yang sisi-sisinya mengeluarkan cahaya, di belakang tepak itu terdapat gambar kakbah. Di dalam tepak terdapat batangan emas. Ruh Aslina bertanya pada amalnya tentang tepak itu. Amalnya menjawab tepak tersebut adalah husnul khatimah. (Husnul khatimah secara literlek berarti akhir yang baik. Yakni keadaan dimana manusia pada akhir hayatnya dalam keadaan (berbuat) baik,red).

Selanjutnya ruh Aslina mendengarkan azan seperti azan di Mekkah. Ia pun mengatakan kepada amalnya. ''Saya mau shalat.'' Lalu dua malaikat yang memimpinnya melepaskan tangan ruh Aslina. 

''Saya pun bertayamum, saya shalat seperti orang-orang di dunia shalat,'' ungkap Aslina. 

Selanjutnya ia kembali dipimpin untuk melihat Masjid Nabawi. Lalu diperlihatkan pula kepada ruh Aslina, makam Nabi Muhammad SAW. Dimakam tersebut batangan-batangan emas di dalam tepak ''husnul khatimah'' itu mengeluarkan cahaya terang. Berikutnya ia melihat cahaya seperti matahari tapi agak kecil. Cahaya itu pun bicara kepada ruh Aslina. ''Tolong kau sampaikan kepada umat, untuk bersujud di hadapan Allah.''

Selanjutnya ruh Aslina menyaksikan miliaran manusia dari berbagai abad berkumpul di satu lapangan yang sangat luas. Ruh Aslina hanya berjarak sekitar lima meter dari kumpulan manusia itu. Kumpulan manusia itu berkata. ''Cepatlah kiamat, aku tak tahan lagi di sini Ya Allah.'' Manusia-manusia itu juga memohon. ''Tolong kembalikan aku ke dunia, aku mau beramal.'' 

Begitulah di antara cerita Aslina terhadap apa yang dilihat ruhnya saat ia mati suri. Dalam kesaksiaannya ia senantiasa mengajak hadirin yang datang pada pertemuan alumni ESQ itu untuk bertaubat dan beramal shaleh serta tidak melanggar aturan Allah.

Setelah kesaksian Aslina, instruktur Pelatihan ESQ Legisan Sugimin yang telah mendapat lisensi dari Ary Ginanjar (pengarang buku sekaligus penemu metode Pelatihan ESQ) menjelaskan bahwa fenomena mati suri dan apa yang disaksikan oleh orang yang mati suri pernah diteliti ilmuan Barat. 

Legisan mengemukakan pula, mungkin di antara alumni ESQ yang hadir pada Ahad (24/9) malam itu ada yang tidak percaya atau ragu terhadap kesaksian Aslina. Tapi yang jelas, lanjutnya, rata-rata orang yang mati suri merasakan dan melihat hal yang hampir sama. 

''Apa yang disampaikan Aslina, mungkin bukti yang ditunjukkan Allah kepada kita semua,'' ujarnya.Legisan menjelaskan penelitian oleh Dr Raymond A Moody Jr tentang mati suri. Raymond mengemukakan orang mati suri itu dibawa masuk ke lorong waktu, di sana ia melihat rekaman seluruh apa yang telah ia lakukan selama hidupnya. Dan diakhir pengakuan orang mati suri itu berkata: ''Dan aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya.''

Menanggapi kesaksian Aslina yang melihat orang-orang berteriak ingin dikembalikan ke dunia dan ingin beramal serta penelitian Raymond yang menyebutkan ''aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya,'' Legisan mengutip ayat Al-Quran Surat Al-Mu'muninun (23) ayat 99-100:

(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata:''Ya, Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia).''(99) . Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan. (100).

Sebagai penguat dalil agar manusia bertaubat, dikutipkan juga Quran Surat Az-Zumar ayat 39: ''Dan kembalilah kamu kepada Tuhan-Mu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).''

Usai pertemuan alumni itu, Aslina meminta nasehat dari Legisan. Intruktur ESQ itu menyarankan agar Aslina senatiasa berdakwah dan menyampaikan kesaksiaannya saat mati suri kepada masyarakat agar mereka bertaubat dan senantiasa mentaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Setelah acara, banyak di antara alumni yang bersimpati dan ingin membantu pengobatan sakit gondoknya. Para hadirinpun menyempat diri untuk berfoto bersama Aslina. 

Semoga pembaca dapat mengambil pelajaran dari kesaksiaan 

Aslina.***
More about → Kisah Orang Yang Pernah Mati Suri